Sehabis simulasi rapat kerja dan paripurna sekitar jam 7 malam, kami
bebas kegiatan dan dianjurkan istirahat karena jam 4 pagi akan pergi ke
gedung DPR MPR di jakarta. Rencana jam 4 karena khawatir bakal macet,
tau sendiri jakarta-bogor gimana, ya emang sih hari kerja, tetep aja
takut macett
Karena nya, aku langsung mandi dan siap2 mulai jam 3 pagi. Masha Allah... Aku udah terbiasa kepanasan di Batam, harus ngerasain mandi jam 3 pagi di kota hujan. Aduuh merinding2 disko :3 gigi gemertak terus, badan kedinginan sampai gemetaran mulu... Akhirnya jam setengah 5 pagi kami berangkat ke jakarta, ini mengharuskanku untuk solat di perjalanan selama di bis.
Sampai di jakarta kurang lebih jam setengah 6. Wah.... Sekalipun aku gak pernah kepingin main ke gedung DPR, bahkan terlintas di pikiran pun tidak. Tapi kami diundang langsung oleh DPR kesana, waaahhhh.....
gedung paripurna di malam hari
Sampai disana,waah kami dibuat terkagum2. Cantik dan mewah banget gedung dan arsitekturnya, *sampai mikir, hmmm berapa ya biaya nya? :P *
ini toilet DPR, liat aja pake marmer gitu dindingnya :3
sambutan sekaligus pembukaan sidang, hahah beliau pernah bilang "jangan pacaran sama anak parja, berat di ongkos :D "
penyerahan buku kumpulan essay kami dari ketua sidang kami ke wakil
ketua DPR RI dan penyerahan palu sidang dari wakil ketua DPR RI
Lalu dilanjutkan dgn tour building
bendera kepulauan Riau
Kami juga mendapatkan kesempatan melihat langsung rapat paripurna langsung, lho.
wahhh, liat langsung gaya berpakaiannya pejabat2 itu gimana, waaah aku liat langsung bapak2 DPR itu perutnya besar2 *loh?*
Tau gak sih, kami udah nungguin dr jam 10, eh bel baru bunyi jam 11, k*mbingg*
itupun cuma ada 305 orang dari 560. Sebel gak sih? Dan sewaktu sidang
ibu2nya sibuk arisan, bapak2nya sibuk tidur. Masha Allah! Kami aja deh
yg jadi DPR *eeehhh??* Oh ya kami sempat di dadah dadahin lhoo sama org2
DPR nya *dapet lambaian tangan gitu maksudnyaa*
setelah itu kami bersiap2 ke ruang sidang masing2, kebetulan aku di fungsi pengawasan
Mulai dari sini lah kami sadar, ternyata stresnya sidang itu.... ><
Kebetulan fraksiku itu sifatnya oposisi *fraksiku tarumanegara*,
menentang pemerintahan. Tau gak sih,aku baru ngomong setengah kalimat
langsung diinterupsiin, ngeselin gak sih?? Terus kata 'negara maritim'
aja di protes habis2an. Trus fraksi kutai ada ngusulin bahasa daerah sbg
mata pelajaran wajib, kami langsung berantem satu setengah jam cuma
bahas kata 'negara maritim' dan usul bahasa daerah itu, padahal topik
permasalahnnya bukan ituu ><. Setiap fraksi punya pendapatnya
masing2 yang beda bgt, trus kekeh sama pendapatnya masing2. Dan baru
ngomong SEPEREMPAT kalimat aja itu langsung dihujani interupsi habis2an
dari semua fraksi! Terus karena baaanyakk bgt yg interupsi dan rapat
kerja ricuh, pimpinan sidang sampe kebingungan mau terima interupsi yg
mana, kebingungan mau terima interupsi atau enggak. Terus yang ngerasa
nggak dipilih buat mengutarakan interupsi teriak2 "PIMPINAN!!! Interupsi
pimpinan!! Pimpinan anda pilih kasih, pimpinan hanya melihat ke arah
fraksi majapahit! Pimpinan kami belum,pimpinan!!" ricuuhh, sampe
pimpinannya ketok2 palu "harap tenang semuaa!!" "semua interupsi saya
tolak!". Terus yg lucu, ada yg lagi ngutarakan argumen, trus banyak yg
interupsi, terus pimpinan bilang "semua interupsi saya tolak, harap
didengar sampai selesai", trus si Adit (di foto yg lagi nulis itu, yang
fraksi sriwijaya) bilang "memang sudah selesai,pimpinan..." :D.
rapat kerja fungsi pengawasan
Karena hampir 2 jam itu sibuk berantem gak jelas, akhirnya diadakan lah
lobi. Lobi dilakukan ketika keputusan tdk kunjung didapatkan padahal
sudah makan waktu lama bgt, dan lobi itu bisa lima menit, 10 menit,
sampai paling lama 24 jam, dan rapat ini hanya antara ketua fraksi.
Nah jadi si pimpinan menetapkan lobi 5 menit *tok, ketok palu*. Kami
ketua fraksi maju dan 'berantem' disana,hehe. Terus udah lewat 5 menit
keputusan gak dapat juga, akhirnya anggota sidang lain ribut "pimpinan
sudah 5 menit,pimpinan" "pimpinan,manajemen waktu dong,pimpinan"
"waktu,pimpinan,waktuu". Dah ribut tuh, terus dgn entengnya ketua ngetok
palu "waktu lobi saya perpanjang lima menit!" TOK. Hahahahh,enteng
perpanjangan waktunya.
Lalu karena 5 menit itu gak ada keputusan juga, akhirnya pimpinan
memutuskan diadakannya voting. "Apakah setuju diadakan voting?" waah
langsung ribut, "masih bisa dimusyawarahkan,kok pimpinan!" ada yang
setuju. Akhirnya TOK TOK, diadakan voting. Dan opsi nya pun itu bukan
topik utama / masalah utama, waaah..... Aku lemes bangeett, tanganku
dingin banget sepanjang rapat. Kepalaku serasa disiram seember air es.
Lidahku keluuu. Aku belum jd ketua fraksi yg baik :'(
Kemudian kira2 sejaman kemudian, kami berkumpul di tempat sidang DPR
tadi. Kami rapat paripurna, dishoot live streaming lho *dalem hati
"waaah masuk tipi" :D* dan kami rapat emang bener2 di atur cuma berapa
interupsi yg diterima, diatur bakal ada lobi dan bakal ada voting. Jadi
rapat paripurna kami tuh emang udah ada skenario nya, jadi rapatnya tuh
muluuus banget... Wah harusnya bukan yg ini yg masuk tv, harusnya pas
rapat kerja yg diliput *pas lagi ricuh gitu lho*.
Kemudian barulah diumumkan 5 peserta terbaik.






















No comments:
Post a Comment