Forum Pelajar Indonesia adalah suatu forum yang dibentuk yayasan Indonesian Student and Youth Forum yang bertujuan untuk merekrut pelajar dan pemuda terbaik se-Indonesia dan kemudian diberi wawasan dan skill dari berbagai bidang supaya meningkatkan rasa cinta dan nasionalisme kita.
Kebetulan, delegasi Kepulauan Riau, khususnya Batam cuma aku, Thesya, Reza, sama Suci. Dan kau tau? Mereka satu kelas! Cuma aku yang x mia 5 hehe.
Untuk mengikuti Forum Pelajar Indonesia 6 (FOR), kita harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp 500.000, well, belum uang tiket PP kesana sih sejujurnya hehe. Kali ini acaranya di Jakarta, kami nginep di Wisma Taman Mini Indonesia *lebih kayak asrama anak pesantren sih :D *. Dan acaranya bertepatan dengan awal masuk sekolah, jadi ya kayak liburan tambahan gitu deh haha.
Tanggal 11 Agustus kami terbang ke Jakarta, dijemput om Punky yang nganterin kami ke rumah tante ayu untuk nginap semalam sebelum ke wisma taman mini. Gilaaa, Jakarta emang asli macet ya! Dari bandara kurang lebih jam 14.30,sampai ke Jatipadang *maka dulu sih* menjelang Isya'.
Sesampai di rumah tante Ayu, kami mandi, makan, kemudian menyiapkan mading yang harus kami bawa ke FOR. Tak kusangka, ada sepupuku Kak Puteri disitu, yang kemudian membantu kami menyiapkan mading. Tapi aku gak mau liatin mading kami, soalnya jelek banget haha. Setelah itu, barulah kami menghitung KOPER kami, atau Koin Pelajar. Yaitu semacam donasi yang kami kumpulkan untuk kemudian disalurkan ke FOR dan mereka sumbangkan untuk membantu membuat sekolah-sekolah dan sekolah rusak di daerah terpencil. Kalo gak salah, kurang lebih yang kami dapatkan, ya sekitar Rp 500.000 atau Rp 800.000 gitu lah. Lumayan ya? Hehe. Setelah menghitung KOPER, kami begadang nonton kaset Sherlock Holmes. Eh tapi belum juga mulai, Reza udah tidur duluan di sofa haha. Suci udah beranjak ke kamar dan Thesya juga udah ketiduran di karpet. Hahaha, aku yang tahan begadang pun menghabiskan film ini kira-kira jam 1 malam. Huhuy, kemudian tidur di kamarku.
Keesokannya, setelah membersihkan kamar, aku langsung sarapan dan mandi. Ternyata ada Eyang Puput (bu Utami Rusli) dateng! Tapi saat beliau datang aku sedang tidur jadi gak ketemu deh :( . Tentu aku tak melewatkan untuk bermain bersama Raezel, mumpung di rumah tante Ayu.
Kami akhirnya naik taksi menuju Wisma Taman Mini, kalo gak salah kurang lebih Rp 150.000 dari Jatipadang. Sesampai disana, saat mengantri untuk pendaftaran ulang, tiba-tiba aku bertemu Bob! Bob Marta sahabatku di Parja '14. Kemudian aku juga melihat Nofandi Surya -sahabat Parja juga- dari jauh. Dia sedang bersama teman-temannya. Gaenak kalau kusapa. Memang cukup banyak almuni Parja yang ikutan, bahkan Parja '13 juga.
Kami pun menuju kamar masing-masing dan berganti pakaian seragam putih abu-abu. Aku sekamar dengan.... Aduh, lupa nama-namanya. Pokoknya Una dari Padang, Nadhira dari Bali, Helmi dari Jawa Barat, kemudian teman-teman dari NTT, Jogja dan 2 lagi darimanaaa gitu. Hehehe, aku pun ngerasa bersalah bisa lupa sama teman satu kamar sendiri.
Kemudian kami menuju ruang auditorium untuk menerima pengarahan, tentu sambil berkenalan dengan teman-teman baru. Saat masuk, aku melihat ada Merry Handayani, teman satu wismaku waktu di Parja. Dia sedang asyik juga dengan teman-temannya, gak enak kalau kusapa.
Kami kemudian bersiap menuju ke Pabrik Coca-Cola Amatil, sebagian menuju Japan Foundation untuk menerima workshop. Tentu selagi di Bus, kami berkenalan dengan teman-teman baru dan kakak-kakak volunteer. Pembimbing Bus 3 itu kak Rafli, kak Yudhita, dan kak Afif.
Tak disangka, setelah ngelirik sana-sini buat nyari si kawan tapi gak ketemu, eeh alhamdulillah! Aku ketemu Syafriza. Sahabatku dari TK-SMP kelas 1 di Batam, yang kemudian dia pindah ke Medan. Senangnya bisa ketemu lagi :D
Oh ya, aku juga akhirnya ketemu sama Sri, dia anggota fraksiku sewaktu di Parja
urutannya, Sri, Bob, Aku, Merry. :D
Sesudah workshop, kami menuju ke Gedung Sapta untuk opening ceremony.
temen-temennya si syafriza di gedung sapta pesona
Tau gak sih... Kami gak dikasih makan sejak sampai ke Wisma TMII, jadinya maagh ku kambuh, terus sesampai di Gedung Sapta aku langsung beli makan, tapi adanya cuma mie, itupun pake ngantri :( sediiih. Daaan saat aku baru makan, barulah kantin Gedung Sapta dibuka dan kami bisa makan. Sakitnya tuh disini...! Tapi alhamdulillah, di warteg dalemnya Gedung Sapta aku ketemu banyak anak Parja '14, Bowo, Faisal, dan barulah ketemu Nofandi hehe.
kebetulan ada dwiki, dia alumni Parja '13, temennya si Selly hehe
Barulah di kantin aku bertemu Novia dan yang lainnya. Masha Allah senangnya :D
makasih yaa nofandi, udah fotoin bidadari2 ini :p
Saat makan bersama, kami banyak bercerita mengenai Parja kemarin. Membahas teman-teman Parja yang lolos FOR tapi kemudian mengundurkan diri. Membahas cerita-cerita lucu sewaktu Parja. Termasuk foto aku bertelanjang kaki yang dipajang di hadapan seluruh peserta Parja bidang legislasi saat sedang pemeberian materi, menggelakkan tawa semua yang melihatnya. Membahas duka kami mengikuti FOR, apa saja kami bahas, dan kami tertawa tentang hal-hal yang mungkin tidak lucu. Reunian kali ya? Hahaha, aku merasa sangat bersyukur dan senang sekali bisa berkumpul dengan teman-teman yang sama di acara nasional yang berbeda. Sejenak lupa soal lapar yang kami rasa seharian ini hahahah.
Tapi entahlah, kami gak fokus mendengarkan sambutan-sambutan karena sibuk bermain hehe, kayaknya kami deh yang paling ribut sendiri saat ceremony, aduhh maaf ya teman2 FOR, hehe.
selfie bareng Bu Mari Elka, gagal sih ahhaa, ada penampakan pula di belakang :D tau gak sih, susah bgt dpt foto ini, soalnya kami dicegat sama pengawal supaya ibunya bisa langsung keluar
aduh enak banget yaaa delegasi2 sumbar ini, fotonya pake hapeku sedangkan aku lagi kebingungan nyari mana hapeku, :)
Sepulangnya, setelah mandi kami focus group discussion. Membahas masalah-masalah yang terjadi tentang pendidikan. Kira-kira selesai jam 23.30 hehehe, tepaaar. Langsung tidur deh habis diskusi!
bersambung-














No comments:
Post a Comment