Saturday, November 15, 2014

weekend di rumah (lagi)

Dear, ini weekend (lagi). Aku sering mengutuk, kenapa tak pernah kita menghabiskan waktu bersama, setidaknya sekali saja, di weekend? Tak perlu lah malam minggu, karena di malam minggu sudah ada yang memacariku selain kau hahaha. Becandaaa, cuma kamu, sungguh. Siapa lagi? Tak ada yang segila kau, senekat kau, setulus kau.

Apa nak dilakukan kala weekend di rumah? Memantangi sosial media, baca buku? 24 jam itu kalah dibanding sejam berada di luar. Melihat bayangan memori-memori indah. Seolah melihat film lama. Membaca kembali skenario hidup kita dulu. Kenapa weekend? Karena katanya, weekend adalah hari balas dendam setelah hiruk pikuk seminggu ini. Kau dibebas tugaskan untuk weekend. Kau bisa melakukan apa saja kala weekend. Tanpa ada yang perlu dikejar, tanpa ada yang mengejar. Bebas melakukan apa saja dan menjadi ratu pemalas. Bagiku. Bagimu?

Tak tau lah aku mau ngapain. Bukan masalah jomblo atau berpacaran, toh kalaupun pacaran, harus hati-hati, harus jaga-jaga. Gak leluasa, lah ngapain? Untuk apa menjalin hubungan nan indah saat tau toh kita juga pasti berpisah ntar. Kau??? Hahaha, jelas kau berbeda. Seperti katamu, kita bukan pacaran kan? Kita serius kan? Haha. Kapan kita bisa menikmati weekend bersama ya, dear?


Kau tau apa yang paling membuatku kesal karena weekend di rumah? Aku disuruh mengerjakan tugas sekolah, aku disuruh bersih-bersih rumah. Aku tak suka mengerjakan pekerjaan kala waktunya santai. Bagaimana bisa kita disuruh bekerja setiap hari??? Karenanya aku memilih di dalam kamar sampai menjelang sore hari, menonton reality show, menonton film, mendengar dan membaca kajian, atau menulis apa saja. Tapi tak tau lah mau ngapain. Ntah bagaimana aku menikmati weekend ini, dear.

Banyak harapan yang aku rajut, harapan kecil-kecilan. Aku ingin travelling keliling Batam. Aku ingin mengunjungi pelosok-pelosok Kota ini. Aku ingin makan bubur ayam sambil menyeruput kopi di Pasar Jodoh, Pasar Penuin, Belakang DC Mall, atau daerah ramai mana lah yang mau kau ajak, sambil menikmati pemandangan, tentu saja. Aku suka suasana ramai, kau tau. Senang bisa melihat wajah-wajah segar dan bahagia orang yang bersama terkasihnya. Bahagia itu sederhana, seperti katamu. Aku ingin mencoba makanan baru yang belum pernah kucicipi di kota surga kuliner ini Aku mau menikmati pemandangan kota yang panas dan membosankan ini, tak banyak cita-cita yang bisa kurajut disini. Kota ini terlalu kecil. Aku ingin... Menikmati suasana baru, itu saja intinya. Atau kau mau membawaku ke pengajian? Haha.

Tak tau juga mau menulis apa, aku hanya kesal tak bisa menikmati weekend di luar rumah, atau setidaknya denganmu. Kau sibuk. Kau sibuk

Selamat menjalani aktifitasmu lah ya? Mungkin weekend kali ini aku hanya memantangi info event dan lomba, dan bertukar kabar dengan sahabat juga saudara. Sudah dulu ya?

No comments:

Post a Comment