What outcome I expect to get? What am I after? Who do i want to be?
Ketika kita sudah punya cita-cita, atau lebih tepatnya
pekerjaan impian, biasanya sejak mulai perkuliahan kita menyiapkan step-step
untuk mencapai pekerjaan impian tersebut. Misal, saya bercita-cita bekerja di
multi national company bidang marketing atau business analyst atau apalah. Maka
untuk mencapainya, selain IPK tinggi –dan mungkin TOEFL/IELTS juga-, semasa kuliah saya harus harus sering
mengikuti lomba di bidang marketing seperti debat, business plan, business
case, atau membuat PKM, atau apalah yang lainnya, saya harus menjadi aslab atau
asdos, atau apalah yang mempresent bahwa kita berpengalaman, punya skill, berprestasi
dan menguasai sedikit banyak lah di bidang itu.
Sekarang ini saya kuliah manajemen. Nama alaynya, manajemen
bisnis telekomunikasi dan informatika, di Telkom University. Alasan pertama
saya kuliah manajemen sebenernya mau menghindari hitung-hitungan :3. Terus saya
merasa saya punya skill lah dikit dikit me-manage, meng-organize, atau mem-plan
sesuatu.
Tapi sebenernya, saya gak suka bisnis. Serius. Saya gak suka
bisnis, karena saya ngerasa jualan produk itu capek, n saya mageran orangnya.
Jadi saya ngerasa saya gak mendalami bidang saya gitu,
bidang manajemen bisnis (singkat saja manbis). Kalo ada orang nanya soal
manajemen, marketing, bisnis atau seputar itu, saya gak pernah bisa jawab. Saya
gak tau apa-apa, walau mungkin nilai mata kuliah Manajemen Bisnis dapet A gitu
(tapi nggak A sih wkwk). Terus tah, hendaknya kan kalau kita mau ikut lomba,
konferensi atau gitu-gitu tuh di bidang kita, gitu ya. Saya udah coba ikut
lomba business plan,business case, bikin produk, gitu-gitu. Tapi as time gone
by, saya ngerasa gak pinter-pinter gitu. Saya coba baca buku tentang manbis,
baca berita tentang manbis, tapi saya ngerasa gak nambah pinter. Saya masih gak
tau kalo ditanya apa-apa seputar manbis. Dan, fakta lainnya, lately saya
menyadari ternyata saya gak berhasrat untuk memperdalam bidang saya sendiri!
Terus, ternyata, kegiatan-kegiatan yang saya ikuti gak ada
yang nyambung sama bidang manbis. Saya ikut lomba nya apa coba? Lomba speech,
lomba essay (yang kebanyakan tema nya tentang leadership dan isu-isu umum lah).
Saya ikut volunteer mengajar, pengembangan kreatifitas di desa, revitalisasi
sungai yang sering banjir, atau kegiatan sosial lainnya yang gak nyambung sama
manbis.
Dan setiap kali saya aktif disitu, saya jadi mikir. Apakah
ini akan membantu saya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang saya
nantinya? Apakah ini akan menambah competitive advantage saya di lapangan
pekerjaan saya nantinya? Apakah kegiatan ini cocok untuk mempercantik CV saya?
Gini, oke lah saya ikut organisasi apa, saya jadi volunteer
di ini itu, kegiatan sosial dan lomba lainnya. Tapi IPK saya gak bagus!
Sedangkan IPK itu hal primer! Terus bagaimana pengalaman ini akan membantu saya
nantinya? Bagaimana pengalaman ini akan mempermudah saya mendapat beasiswa?
Saya mau jadi siapa nanti? Apakah saya akan jadi orang yang menguasai
manbis? Atau, justru, saya akan jadi orang lain? Kemana pengalaman dan minat
saya akan bermuara? Saya mau cari apa disini?
What outcome that i expected?
Pertanyaan paling krusial dan inti, apa yang harus saya
lakukan?
INTINYA, SAUDARA, TERNYATA MINAT DAN
PENGALAMAN SAYA GAK SESUAI SAMA BIDANG SAYA. SAYA GAK YAKIN PENGALAMAN INI AKAN
MEMBANTU SAYA UNTUK DAPAT BEASISWA DAN PEKERJAAN YANG SESUAI NANTINYA.
...
...
Ya, saya memang salah jurusan.
No comments:
Post a Comment