Suatu hari waktu buka puasa di Sari Eko, saya makan beberapa anggur dan segelas jus. Mama saya udah bilang jangan, nanti mules. Tapi karena saya anak filosofi, saya kritis dan gak menerima omongan orang begitu saja *apa hubungannya pe a*, saya gak ngikutin kata mama. Betul ya, kalau emak udah bersabda, ikutin aja, kalo gak nanti kualat. Sehabis makan saya mules, dan gak kuat nahan BAB sampai rumah.
Segala puji bagi Allah tuhan semesta Alam, WC di musola sari eko itu bersih banget. Saya jadinya mempercayakan nasib untuk BAB darurat disitu *btw WC nya WC jongkok, you can guest what to do after take out your shit*. Air kerannya terlalu kencang, jadi muncrat terus CD saya basah. Dan...... Saya gak bawa apa-apa di tas saya. Gaada tisu antiseptik buat bersihin tangan dan ... (sebutkan sendiri). Gak ada pantyliner atau pembalut untuk menangani CD yang basah, gaada sanitizer
Cerita selanjutnya silahkan imajinasikan sendiri :V
Sejak saat itu saya trauma makan anggur sebelum makan makanan berat. Tapi yang lebih penting, emergency kit. So, berdasarkan cerita inspiratif di atas *hahah*, berikut saya rangkum beberapa essential emergency yang harus kamu bawa untuk menghindari kejadian saya itu.
1. Tisu Basah Antiseptik
Ya, saya rasa ini obliviously. Selain untuk ceb*k (gaada kah kata yang lebih halus?), juga membersihkan tangan setelah makan. Well, bukankah banyak tempat makan yang hanya menyediakan kobokan dan tidak ada wastafel untuk cuci tangan?
Lagipula, bagaimana pun juga tisu basah jauh lebih baik dan nyaman dibanding hand sanitizer. Banyak hand sanitizer yang mengandung alkohol ; lalu baunya yang tidak enak buat dibawa makan ; dan kita masih harus menunggu beberapa saat sebelum makan, karena ada bahannya yang masih menempel di kulit dan tidak sehat kalau kena makanan.
So, ya, tisu basah harus punya.
2. Pantyliner atau pembalut
Girls, ukhti, pasti ada saatnya CD bakalan lembab. Selain faktor kesehatan V mu, juga kadang ada
So, bawa lah kedua nya.
Tapi sekarang udah ada Pantyliner yang tebal namun tidak terasa tebal. Panjang, mirip pembalut. Contohnya Anion, this is such a perfect Pantyliner you should have!
3. Tisu
Buat ngelap *yaiyalah*. Some how little things can ruin your day ; sudden stain, atau meler, atau tiba-tiba ada ketumpahan, just, you know what to do with tissues, i dont have to explain it more. It's just life saver!
4. Hand sanitizer
Ya, kadang hanya dengan tisu basah rasanya gak terlalu bersih dan wangi. So that's why we need hand sanitizer. Saya lagi suka banget sama Nuvo, yang warna merah jambu. Wanginya enak!
5. Kantong
Kadang di toilet gaada tong sampahnya, bo', jadi yaa buat jaga-jaga aja untuk buang bekas pembalut, or Pantyliner, dll. You know what i mean.
6. Sabun cuci tangan
Haha, sebenarnya harusnya ini di urutan nomor satu, tapi adanya sabun sangat memenuhi space di dalam kit nya, dan somehow tisu basah dan hand sanitizer udah memenuhi kebutuhan sabun cuci tangan sih. Tapi, kalau space dalam kit kamu masih luas, yaa bawa aja.
7. Pena
Yah gaada hubungannya sih pena dengan cerita di atas, tapi seringkali tiba2 kita harus menulis sesuatu dan gaada pena. Iya kan? Jadi yah, bawa aja yang ukuran kecil dan handy!
8. Peniti
Bagi hijaber, peniti udah jadi kawan hidup. Pasti ada sewaktu-waktu kancing baju copot, resleting gak bisa ditutup, jarum pentul lepas, khimarnya kelonggaran, dll. Peniti selalu jadi pertolongan pertama di dunia perbajuan, so, ya!
9. Iket Rambut
Ummm walopun emang sebelum keluar rumah pasti iket rambut dulu, tapi kan bisa aja tiba-tiba lepas di tengah jalan *wut?*. Pokoknya yaaa... ya gitu deh,
Okedeh, ladies, itu minimal essential emergency yang harus kamu punya untuk mengatasi kejadian seperti saya itu *semoga nggak deh*. Kebutuhan kita mungkin beda, ada saran lagi? Comment down below!
Okelah, sekian dulu, semoga bermanfaat yaa. Terimakasih!

aku nggak pernah bawa barang barang selengkap ituu haha
ReplyDeletepaling pol tisu ><
Wah Ternyata blogku yang Baca haha, makasih udah berkunjung ya mbak.
DeleteHahaha, saya malah lebih rajin bawa sanitizer, karena tisu cepet bgt abisnya :(